Sekeping Pikiran di Pagi Hari

Akhir-akhir ini doyan minum teh susu buat sarapan

Pagi ini saya bangun kepagian. Maksudnya, kepagian dari harapan saya. Karena si kecil gelisah meski sekali-sekali ia tersenyum. Tapi badannya goyang ke kiri dan ke kanan terus. Ia tidak lapar. Saya pikir, pasti gara-gara popok.

Semalam saya berusaha tidurkan dia jam 9, tapi ia baru tidur jam setengah sebelas. Yah, semakin sedikit waktu me time saya sebelum tidur. 

Sebenarnya saya nggak pernah berharap bisa ada me time sejak ia lahir, setidaknya sampai ia lebih besar. Tapi beberapa kali, ajaibnya, ia sudah tertidur jam 9 malam. Habis itu malah saya bingung mau ngapain. Tapi habis itu senang, karena Tuhan sisakan sedikit waktu buat saya sendiri.

Eh, tapi sejak malam takbiran Idul Adha, yang buat ia terbangun-bangun, ia jadi tidur lebih malam. Dan setelah itu, saya sering kecewa karena waktu me time saya semakin sempit. Saya jadi dilema mau tidur saja atau me time. Seringnya saya pilih me time. Meski begitu, saya hargai sedikit waktu itu. 

Ya wajarlah. Katanya tahun pertama punya anak, orangtuanya kehilangan waktu tidur sampai berapa persen gitu. Ya memang gak cuma pas jadi orangtua, saya kehilangan waktu tidur. Jadi nggak gitu kaget atau nafsu pengen ganti jam tidur.

Tapi sebenarnya mau ngapain sih? Sisa waktu sedikit itu paling buat nonton TV atau kadang menyempurnakan kerjaan saya. Atau nonton Youtube sama suami sesekali. Kadang, ngobrol serius. Tapi sedikit waktu itu berharga sekali, walau kadang saya sudah ngantuk untuk bisa menikmati waktu.

Sekarang, habis saya ganti popok si bayi, saya sarapan sambil ditemani dia. Gak rewel, cuma kadang bengong lihatin saya dan bikin saya ngga enak karena sambil nonton TV. Habis jemur nanggung karena mendung, saya susui dan sekarang ia tertidur. Terus saya kembali bingung mau apa, maksudnya mau ngerjain apa dulu.

Malasnya ketika mendung untuk terlalu aktif. Saya pikir, ngeblog aja deh, sambil stand by kalau si kecil nangis. Lalu mikir, sudah tulis ajalah yang mau ditulis.

Cuma sekeping pikiran di pagi hari. Bagaimana dengan pagi kamu?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s