Ceritakan Jenis Pakaian Yang Cukup Terikat Dengan Diri Kita

4077279e6290618c2d0659e3fdd6cf86

image: weheartit.com

Tell me about an article of clothing that you are deeply attached to

Di tantangan ke tiga 15 Day Writing Challenge ini, topiknya pakaian yang kita rasa sangat dekat dengan diri kita. Kalau 5 tahun lalu,mungkin saya akan jawab celana jins atau cardigan. Cardigan sangat penting buat saya dulu karena kantor saya dingin dan di jalan kalau cuaca mendung atau hujan, cardigan sangat membantu. Apalagi dia tidak seberat jaket bertudung kepala, jadi enteng dibawa. Cardigan juga fashionable sekali dan semakin unik saya semakin suka, cocok buat saya yang senang gaya preppy (oke stop, nanti saya kangennya nambah).

Tapi sejak tahun 2013, saya putuskan berhijab. Perjalanannya pernah saya ceritakan disini. Intinya, ada panggilan hati. Sekarang saya nggak bisa (dan harus) keluar rumah tanpa pakai hijab, walaupun cuma benerin jemuran atau cuma nyapu-nyapu lucu. Suami menjaga saya karena ia takut ada yang lihat, walau serambi rumah itu sebenarnya 99 persen nggak akan ada laki-laki yang nongol.

Kalau pas pertama pakai hijab, momennya adalah fashion hijab sedang naik. Jadi ada berbagai tipe dan gaya hijab beredar bikin saya selalu pengen belanja pashmina baru. Tapi seiring waktu, akhirnya saya pakai yang bikin nggak ribet. Apalagi setelah punya anak. Paling aman pakai bergo.

Memang ibu-ibu banget, tapi saya memang sudah ibu-ibu. Apalagi area main saya cuma sekitar rumah. Keren-keren kalau interaksi cuma situ-situ aja ya buat apa? Habis nikah, tampil cantik juga wajib cuma depan suami. Sekarang, saya punya tipe hijab instan bahan kaus yang masih gaya tapi nggak ribet. Ya sejujurnya, nggak mikirin ‘harus gaya’ itu mengurangi tambahan pikiran. Mungkin bisa disamakan dengan si Mark Zuckenberg yang pakai baju yang setipe tiap hari.

Cuma lebih mendasar lagi, kalau nggak pakai hijab atau kerudung saya merasa terekspos dan tidak nyaman. Lagipula, sejak pakai hijab, Alhamdulillah jadi otomatis jauh dari yang mau iseng sama kita di jalan. 

Happy Tuesday, moms. Kalau moms sendiri gimana?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s